Diet Defisit Kalori

 Diet Defisit Kalori

Diet defisit kalori adalah langkah penting yang harus kita lakukan ketika menurunkan berat badan. Terkadang ini disebut juga dengan defisit energi, karena kalori adalah satuan dari energi. Prinsipnya adalah mengonsumsi kalori harian kurang dari jumlah kalori yang dibakar tubuh, sehingga lambat laun tindakan ini menghasilkan penurunan berat badan.





Diet defisit kalori adalah mengonsumsi kalori harian lebih kecil dari jumlah kalori yang dibakar. Tubuh perlu membakar kalori untuk bisa melakukan seluruh fungsinya dengan baik setiap hari.

Faktor yang mempengaruhi banyaknya kalori yang dibutuhkan:
  • Jenis kelamin.
  • Usia.
  • Tingkat aktivitas fisik.
  • Tinggi badan.
  • Berat badan.
  • Komposisi tubuh.
Cara melakukan diet defisit kalori:
Ada 3 cara untuk melakukan defisit kalori yang sehat, yaitu:
1. Diet
2. Bergerak atif
3. Kombinasi diet dan olahraga

Apakah defisit kalori berbahaya?
Defisit kalori tidak berbahaya selama dilakukan dengan cara yang sehat. Namun terkadang, orang-orang ingin menurunkan berat badan dengan cepat sehingga melakukan defisit kalori yang terlalu berlebihan. Inilah yang dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi tubuh.

Jika mengurangi asupan kalori terlalu banyak, maka tubuh tidak mendapatkan zat gizi yang cukup, sehingga rentan mengalami masalah kesehatan, seperti:
  • Penurunan massa tulang.
  • Suplai energi untuk otak berkurang.
  • Laju metabolisme menurun.
  • Risiko batu empedu meningkat.
  • Perubahan negatif pada suasana hati atau perilaku.
  • Susah tidur.
  • Sembelit.

Sumber:

Komentar